Apa kata Mereka tentang Al Jazirah Herbal?

  • AL JAZIRAH HERBAL, mengutamakan kepuasan konsumen, dapat dipercaya. terbukti: waktu Saya memesan obat lewat TIKI. Barang cepat diantar dan sampai ke tujuan. Padahal Saya belum transfer uang sama sekali-Bpk. Hendy, Bandung
  • Alhamdulillah begitu Saya mengkonsumsi Produk Herbal (OBAHAMA) memang manjur, terutama habbatussauda, mahkota dewa, Sari Kurma, Minyak Zaitun dan masih banyak lagi khasiat yang lainnya-Bpk. Kartono, Jakarta
  • Sejak putri saya mengkonsumsi Habbatussauda haidnya menjadi teratur. terus terang saya agak kuatir dengan keadaan anak saya dulu. tapi kini saya tenang dan merasa mantap mengkonsumsi habbatussauda, karena Habbatussauda alami sehingga aman digunakan dalam janka waktu panjang-Ibu Lilyana Fikri, Jakarta
  • Saya ingin bercerita sedikit setelah saya mengkonsumsi habbatusauda. dulu sebelum mengkonsumsi saya sering merasa lemah dan cepet capek. selain itu saya juga memiliki penyakit susah buang air besar dan perut yang sensitif terhadap makanan suka merasa kembung dan mulaes2. Alhamdulillah setelah saya mengkonsumsi habbatussauda selama 3 minggu, saya merasa banyak perubahan yang terjadi dalam tubuh saya. badan serasa segar dan tidak mudah capek!!! di tambah buang air besar menjadi lancar lancar, perut yang biasa kembung dan mules2 sudah tidak terasa. dan yang paling dahsyatnya saya sering tidur larut malam bahkan sampe pagi, alhamdulillah tidak terserang penyakit dan badan merasa segar sewaktu bangun walaupun tidur cuma sebentar.-Sdr. Rezki Putra, Jakarta
CALL NOW 021 947 056 03 OR 0813 830 810 21
Photobucket Photobucket Photobucket Photobucket

install windows ana-moslem airsoft gun airsoft gun

Senyum Jenazah Para Mujahidin

Tentara Inggris Tuli Akibat Perang di Afganistan

Posted by Admin | 11/01/2008 06:25:00 am

LONDON (Arrahmah.com) - Ratusan tentara Inggris sesudah bertugas di Afganistan mengalami kerusakan tetap pendengarannya akibat suara pertempuran sengit, kata suratkabar pada Kamis.
Permintaan "The Times" di bawah Undang-Undang Kebebasan Informasi menunjukkan bahwa di satu resimen, hampir satu dari sepuluh tentara kehilangan pendengaran, yang dapat menghalangi mereka dari tugas garis depan lebih lanjut dan merintangi kesempatan mereka akan pekerjaan umum.

Lembaga veteran Legiun Kerajaan Inggris menyatakan menangani 1.195 perkara kehilangan pendengaran terhadap Kementerian Pertahanan dalam tiga tahun terahir.

Menurut "The Times", 37 dari 411 tentara di Pengawal Grenadier memunyai masalah parah dalam pendengaran.

Hampir 240 dari 691 tentara di Batalion I Kerajaan Anglians, yang pulang dari Afganistan pada Oktober lalu, juga menderita kesulitan.

Di Batalion II Resimen Mercian Regiment, yang juga kembali pada Oktober lalu, 34 dari 555 tentara melaporkan masalah pendengaran.

Koran itu melaporkan bahwa Kementerian Pertahanan menyatakan penyumbat telinga dan pelindung telinga diberikan kepada semua tentara.

Tapi, dikatakannya bahwa perlindungan telinga tidak dengan kaku diterapkan, kecuali di helikopter.

Inggris memunyai 7.800 tentara di Afganistan sebagai bagian dari Pasukan Bantuan Keamanan Asing (ISAF) pimpinan persekutuan pertahanan Atlantik utara NATO dan gerakan pimpinan Amerika Serikat.

Negara itu sudah kehilangan 121 tentaranya sejak serbuan pimpinan Amerika Serikat pada ahir 2001.

Panglima Inggris di Afganistan pada awal Oktober menyatakan tak dapat menang perang melawan Taliban, kata "Sunday Times".

Koran itu mengutip keterangan Brigjen Mark Carleton-Smith, yang menyatakan dalam wawancara bahwa jika Taliban ingin berbicara, maka itu mungkin "secara tepat merupakan kemajuan", yang perlu untuk mengahiri perlawanan.

"Kami tidak akan menang dalam perang ini. Itu adalah tentang pengurangannya sampai tingkat dapat ditangani, yang bukan ancaman strategis dan bisa dikelola tentara Afganistan," katanya.

Ia menyatakan pasukannya sudah "menyengat Taliban selama 2008", tapi tentara mungkin meninggalkan Afganistan dengan masih ada perlawanan derajat rendah.

Panglima dan diplomat NATO beberapa kali menyatakan perlawanan Taliban tidak bisa dikalahkan hanya oleh tentara dan perundingan dengan pejuang pada ahirnya diperlukan untuk mengahiri kemelut itu.

Kekerasan di Afganistan meningkat sampai tingkat terburuk sejak 2001, ketika tentara pimpinan Amerika Serikat menggulingkan penguasa Taliban sesudah serangan 11 September atas negara adidaya tersebut.

Seorang panglima utama Taliban menolak berdamai dengan yang disebutnya pemerintah boneka Afgan.

Sebagian besar dari tentara Inggris di Afganistan berpangkalan di Helmand, propinsi tandus dan luas dengan pengaruh kuat sungai Helmand, yang lembah padatnya menjadi tempat perlindungan Taliban.

Sebagian besar perlawanan itu berpusat di Afganistan selatan dan timur, tapi kekerasan tersebar di utara dan barat, yang biasa tenang.

Peningkatan jumlah korban akibat kekerasan Taliban di Afganistan membuat sejumlah negara berencana mengurangi atau menarik pasukannya, yang tergabung dalam ISAF. (Hanin Mazaya/berbagai sumber)

BACA JUGA...



Widget by Scrapur

Komentar :

ada 0 comments ke “Tentara Inggris Tuli Akibat Perang di Afganistan”

Post a Comment

Berikan Komentar Anda

Berita Hangat...

Pemesanan Produk (sertakan nomor HP Anda agar bisa dihubungi)

Free chat widget @ ShoutMix

Identitas Anda...